Manfaat Kembang Kol Untuk Mpasi Bayi

Tipsehat.online – Pada kesempatan kali ini, Tipsehat.online (Tips Kesehatan) akan berbagi artikel tentang “Manfaat Kembang Kol Untuk Mpasi Bayi” untuk kalian para pembaca setia Tipsehat.online. Langsung saja simak artikelnya di bawah ini!

Manfaat Kembang Kol Untuk Mpasi Bayi

Jangan sampai kelewatan bunda.!

Semua ahli kesehatan gizi dan anak telah sepakat, menyarankan para ibu agar memberikan ASI eksklusif selama enam bulan. Setelah itu, ASI bisa diberikan bersamaan dengan Makanan Pendamping ASI (MPASI).

Kembang kol adalah salah satu sayuran yang paling enak dan sehat yang kaya akan vitamin dan mineral seperti Vitamin A, C, foliate dan kalsium.

Apa saja nutrisi yang tersimpan dalam kembang kol?

Banyak penelitian, menyebutkan bahwa didalam kembang kol memiliki kandikand berikut ini:

  • Vitamin A
  • Vitamin C
  • Niacin
  • Folat
  • Tiamin
  • Asam pantotenat
  • Vitamin B6
  • Lutein
  • Kalium
  • Sodium
  • Kalsium
  • Fosfor
  • Magnesium
  • Besi
  • Dan selenium, mangan, tembaga dan seng.

Selain itu, kandungan seratnya yang tinggi, diyakini dapat membantu dalam menjaga serta meningkatkan pencernaan bayi.

Benarkah demikian? Ini jawaban nya.

Kembang kol bukanlah sayuran tepat jika diberikan pada bayi untuk pertama kalinya. Sebab, kembang kol bisa meningkatkan produksi gas dan juga bisa mempersulit lambunh bayi mencernanya.

Kapan MPASI kembang kol bisa diberikan pada bayi?

Menurut para ahli, kembang kol paling baik diberikan kepada anak berusia antara 8-10 bulan, tapi Ibu juga bisa mencoba mengenalkannya lebih awal.

Lantas bagaimana cara mengolah kembang kol yang benar, agar tidak menimbulkan efek samping berbahaya bagi si kecil?

Bahan:

  • 1 Kembang kol

Petunjuk:

  • Cuci kembang kol di bawah air dingin.
  • lepaskan daun hijau untuk sampai ke dadih
  • Potong dadih (bunga) menjadi potongan kecil sehingga Ibu akan mendapatkan pure halus. Kukus sampai empuk.
  • Haluskan di blender atau food prosesor.
  • Tambahkan air secukupnya untuk mencapai konsistensi yang halus dan tipis.

Mudah bukan?

Baca juga artikel lain dalam topik anak atau berikut ini:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *